Skip to main content

COBALAH





Dalam diam kusebut namamu,

nama yang kian lama menjadi semesta.

luas dan terus meluas hingga mulut terus berkata, "Hanya namamu,".
.
.
Kenangan bersamamu, membuat aku rindu.

rindu yang menyiksa dikala jarak adalah penyebabnya.
.
.
Sudahlah, aku sudah terbiasa dengan rindu yang menyiksa,

terkadang makanpun aku lupa, yang paling parahnya, tidak dapat

kujelaskan dengan kata-kata.
.
.
"Cobalah untuk menyukai Rindu, seperti kamu menyukai indahnya
Temu," Ucap angin merayuku.


Comments

Popular posts from this blog

TERIMAKASIH

Terimakasih, Terimakasih untuk apa?; ucapmu Terimakasih telah terlahir ke bumi ini,; tanpamu aku sunyi.

DIK

Dik, sudahlah, berhentilah mencintai yang belum tentu menjadi milikmu. Lebih baik berbenah diri dulu, perbaiki sikap dan perilaku. Dik, perlu kau tahu, jodoh itu persis cerminan dirimu, jika kau baik ia juga baik akan datang dengan cara yang baik. Dik, dengarlah nasehatku, akupun dulu pernah sepertimu, ku tak ingin kau mesasakan sakit persis seprti aku dulu.